masih dalam ingatan
ketika waktu tak berjalan ke depan
berarak pelan
dalam jajaran awan
yang akan turun sebagai hujan
ini tentang pilihan
bukan permainan
hanya sebuah sandiwara jalanan
tentang hidup mati setan
kau mungkin tak mengerti
tapi aku juga tak lebih tahu dari ini
fuuh...
ini akan jadi perjalanan yang melelahkan
*Bangunkan aku ketika pagi datang...
Senin, 17 Agustus 2009
Minggu, 16 Agustus 2009
Hujan...
hilang dalam awan
tak terjamah dalam
ranah tak berantah
basah..
bau tanah kala hujan mengantarku
pulang dalam diam
banjir..
anak-anak kecil berenang dalam air yang menggenang
dengan senyum yang tak hilang meski dingin
menusuk tulang
waktu berjalan pelan
dengan iringan tetesan sisa hujan
yang jatuh perlahan
lenyap ke tanah,
dan menghilang...
*Aku rindu hujan itu...
tak terjamah dalam
ranah tak berantah
basah..
bau tanah kala hujan mengantarku
pulang dalam diam
banjir..
anak-anak kecil berenang dalam air yang menggenang
dengan senyum yang tak hilang meski dingin
menusuk tulang
waktu berjalan pelan
dengan iringan tetesan sisa hujan
yang jatuh perlahan
lenyap ke tanah,
dan menghilang...
*Aku rindu hujan itu...
Sabtu, 15 Agustus 2009
Désespoir...
yang terabaikan,
terbang mengawang menembus
batas ribuan bintang
supernova...
meledak terporak terkuak
merambah bayang bidadari terbang
burung elang yang gila
terbang jauh mengawang awan
menembus batas tanpa alas
seolah menari di atas hamparan kanvas luas
tak ada yang terlewatkan
karena aku tahu kau tak kan semudah itu datang
aku kalah,
kau menang!
dalam serbuan bayang hitam
tak tenggelam hingga siang berganti malam
hingga matahari berganti bulan
hingga panas berganti hujan
dan bila nanti di penghujung musim aku pulang
mungkin tetap tak terkatakan
*Sudahlah, biarkan...
terbang mengawang menembus
batas ribuan bintang
supernova...
meledak terporak terkuak
merambah bayang bidadari terbang
burung elang yang gila
terbang jauh mengawang awan
menembus batas tanpa alas
seolah menari di atas hamparan kanvas luas
tak ada yang terlewatkan
karena aku tahu kau tak kan semudah itu datang
aku kalah,
kau menang!
dalam serbuan bayang hitam
tak tenggelam hingga siang berganti malam
hingga matahari berganti bulan
hingga panas berganti hujan
dan bila nanti di penghujung musim aku pulang
mungkin tetap tak terkatakan
*Sudahlah, biarkan...
Sabtu, 25 Juli 2009
Lelah...
Aku lelah,
dengan semua hal tentang kita yang selalu kau anggap salah...
Aku menyerah,
untuk selalu bersabar denganmu dan terus mengalah...
Menahan amarah,
dan mundur langkah demi langkah...
Hingga saat aku tiba di batas gundah
Aku berbalik dan berlari,
jauh tak tentu arah...
*Cukup, aku lelah...
dengan semua hal tentang kita yang selalu kau anggap salah...
Aku menyerah,
untuk selalu bersabar denganmu dan terus mengalah...
Menahan amarah,
dan mundur langkah demi langkah...
Hingga saat aku tiba di batas gundah
Aku berbalik dan berlari,
jauh tak tentu arah...
*Cukup, aku lelah...
Rabu, 17 Juni 2009
Tak Menyerah...
Berhenti bertanya padaku tentang mengapa aku memilih jalan itu. Karena aku pun tak tahu...
Setiap alasan yang kau minta aku tuk katakan tak cukup mampu memaksamu mengerti dan berhenti.
Cukup ambil bagianmu dalam hidupku, dan segera pergi dari situ. Karena aku terlalu lelah untuk terus kalah...
*Maaf, aku tak bisa berhenti di sini...
Setiap alasan yang kau minta aku tuk katakan tak cukup mampu memaksamu mengerti dan berhenti.
Cukup ambil bagianmu dalam hidupku, dan segera pergi dari situ. Karena aku terlalu lelah untuk terus kalah...
*Maaf, aku tak bisa berhenti di sini...
Rabu, 27 Mei 2009
Menata hati...
Yang tak ku mau, ada yang terluka. Yang tak ku mau, aku akan ikut terluka.
Sungguh. Tak mudah memaafkan diri sendiri.
Aku hanya masih berusaha menata hati. Dan salahkah bila ada yang coba membantu untuk itu??
*Aku masih tak mengerti dengan ini...
Sungguh. Tak mudah memaafkan diri sendiri.
Aku hanya masih berusaha menata hati. Dan salahkah bila ada yang coba membantu untuk itu??
*Aku masih tak mengerti dengan ini...
Selasa, 12 Mei 2009
Untuk dia...
Untuk dia yg pergi:
Terima kasih.
Maaf.
Untuk dia yg tak pergi:
Maaf.
Terima kasih.
*Apa ini benar??
Terima kasih.
Maaf.
Untuk dia yg tak pergi:
Maaf.
Terima kasih.
*Apa ini benar??
Langgan:
Entri (Atom)